
Blitar, 20 September 2025 – Fakultas Agama Islam Universitas Islam Balitar (UNISBA) kembali menegaskan kiprahnya dalam membangun sinergi akademisi dan masyarakat. Pada Sabtu (20/09), Hana Athia Akhzalini, M.Si, dosen sekaligus Kaprodi Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI), didapuk menjadi narasumber utama dalam kegiatan Smart Parenting: Sinergi Pendidikan Antara Rumah dan Sekolah yang dilaksanakan di MI Hasyim Asy’ari Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini diikuti oleh wali murid dengan antusiasme tinggi, menunjukkan bahwa orang tua memiliki kepedulian besar terhadap proses tumbuh kembang anak di era modern yang penuh tantangan. Dalam pemaparannya, Hana yang berlatar belakang keilmuan Psikologi menekankan bahwa pendidikan anak merupakan hasil dari sistem ekologi yang saling terhubung. Rumah dan sekolah, menurutnya, tidak dapat berdiri sendiri dalam membentuk kepribadian anak. Kolaborasi keduanya merupakan prasyarat penting untuk mencapai keberhasilan pendidikan yang komprehensif.
Sebagai bentuk konkret, beliau menawarkan delapan strategi sinergi yang dapat dipraktikkan oleh orang tua dan guru, yaitu:
- Bangun komunikasi rutin dengan guru dan juga sebaliknya
- Ciptakan lingkungan belajar yang positif di rumah dan sekolah
- Berikan dukungan emosional
- Terapkan pola asuh demokratis (authoritative parenting)
- Terlibat aktif dalam kegiatan sekolah
- Samakan aturan dan nilai dengan sekolah
- Jaga keseimbangan akademik dan emosional
- Jadilah teladan
Pesan penutup beliau menegaskan filosofi penting dalam pendidikan:
“Pendidikan Anak adalah hasil kolaborasi sistemik. Rumah memberi akar, sekolah memberi sayap.”
Ungkapan ini menggambarkan bahwa rumah merupakan fondasi utama tempat anak memperoleh nilai, kasih sayang, dan identitas, sementara sekolah menjadi wadah pengembangan potensi, keterampilan, serta ruang aktualisasi diri.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Agama Islam UNISBA Blitar meneguhkan komitmennya untuk tidak hanya berperan dalam ranah akademik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dan pengasuhan. Dengan demikian, fakultas berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian islami, resilien, serta mampu beradaptasi dengan tantangan global.


