Sosial Media FAI yang Penting Anda Kunjungi!

FAI- Sosial media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Kehadiran media sosial Fakultas Agama Islam (FAI) memberikan manfaat yang sangat besar, terlebih lagi di era sekarang yang tak lepas dari gadget. Media sosial cukup membantu, sehingga sangat efektif untuk mempersingkat waktu dalam berkomunikasi dan mendapatkan informasi lebih cepat dan efesien.

Nah, berikut akan dijelaskan Media Sosial apa saja yang di miliki FAI dan wajib anda kunjungi ;

Alamat Email : faiunisbablitar1234@gmail.com

Alamat Website : https://fai.unisbablitar.ac.id/

Youtube : FAKULTAS AGAMA ISLAM UNISBA BLITAR (@faiunisbablitar1234)

https://www.youtube.com/channel/UCtG0EPZE1oRDN2HTKUInuZw

Tik Tok : fai.unisba (faiunisbablitar1234)

Instagram : fai.unisba (FAI UNISBA BALITAR)

https://www.instagram.com/fai.unisba/

Facebook : Fai Unisba  (Fakultas Agama Islam)

https://www.facebook.com/profile.php?id=61552614497947&locale=id_ID

Admin WhatsApp : Nuhan Nabawy (085850683649), Siti Nurlatifah (082131533963), Zanuar (083832330961)

Prodi MPI FAI UNISBA Blitar Sukses Menyelenggarakan Seleksi Tahap II Beasiswa S1 PTKI LPPD Provinsi Jawa Timur 2026

FAI- Blitar, 6 Agustus 2026 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar sukses menyelenggarakan Seleksi Tahap II Beasiswa S1 PTKI LPPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di Aula Majapahit UNISBA Blitar, dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta penuh semangat.

Seleksi Tahap II ini diikuti oleh 23 peserta calon penerima Beasiswa S1 PTKI LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berasal dari berbagai pondok pesantren di wilayah Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses seleksi lanjutan untuk memperoleh beasiswa pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti serangkaian tahapan seleksi, khususnya ujian kitab yang dipimpin langsung oleh KH. Syihabuddin Sholeh dari Pondok Pesantren Sepanjang, Sidoarjo, sebagai penguji utama. Selain itu, proses seleksi juga dipantau oleh Dr. Agung Subagyo, S.STP., M.Si selaku pemantau, serta didampingi oleh Koiri Anwar, S.H. sebagai pendamping pelaksanaan kegiatan sehingga seluruh rangkaian seleksi dapat berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan Universitas Islam Balitar. Hadir dalam acara tersebut Rektor UNISBA Blitar, Dr. Supriyono, M.Pd.Wakil Rektor I, Ir. Tri Kurniastuti, M.MA., serta Wakil Rektor II, Dr. Muh. Zainul Ikhwan, S.H., M.H. Kehadiran para pimpinan universitas menunjukkan komitmen UNISBA dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program-program beasiswa bagi para santri di Jawa Timur.

Turut hadir pula Direktur Pascasarjana MPI UNISBA, Dr. Winarto, M.Pd.I.Dekan Fakultas Agama Islam, Mohamad Sodik, M.Pd.Ketua Program Studi MPI FAI UNISBA, Nur Yanah, M.Pd., beserta seluruh dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam yang memberikan dukungan terhadap kelancaran penyelenggaraan seleksi.

Pada sesi pembukaan, sambutan disampaikan oleh KH. Syihabuddin Sholeh yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti seleksi dengan penuh kejujuran, kesungguhan, dan semangat untuk terus menuntut ilmu. Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga tradisi keilmuan pesantren sebagai bekal dalam menempuh pendidikan tinggi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor I UNISBA Blitar, Ir. Tri Kurniastuti, M.MA., yang menyampaikan apresiasi kepada LPPD Provinsi Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada UNISBA Blitar sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara Seleksi Tahap II Beasiswa S1 PTKI Tahun 2026. Beliau juga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus menjadi generasi santri yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang dipercaya menyelenggarakan seleksi ini, Prodi MPI FAI UNISBA Blitar menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan akses pendidikan tinggi bagi para santri melalui penyelenggaraan seleksi yang profesional, akuntabel, dan berkualitas. Seluruh rangkaian kegiatan Seleksi Tahap II Beasiswa S1 PTKI LPPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui program beasiswa ini akan lahir generasi intelektual muslim yang memiliki keunggulan akademik, berakhlakul karimah, serta mampu menjadi pemimpin yang memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Prodi MPI FAI UNISBA Blitar Jadi Salah Satu Kampus Penerima Beasiswa Lppd PEMPROV Jawa Timur, Puluhan Santri Ikuti Seleksi Tahap I

FAI- Blitar, 26 Juli 2026 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan pesantren di Jawa Timur. Tahun Akademik 2026/2027 ini, Prodi MPI FAI UNISBA Blitar dipercaya menjadi salah satu perguruan tinggi penerima Program Beasiswa LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sebagai bagian dari proses penerimaan mahasiswa penerima beasiswa, pada Sabtu, 26 Juli 2026, telah dilaksanakan Seleksi Tahap I Beasiswa LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bertempat di Aula Majapahit UNISBA Blitar. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan santri yang berasal dari berbagai pondok pesantren dan daerah yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur.

Seleksi berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta mengikuti lima tahapan tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan akademik, wawasan kebangsaan, serta kompetensi keislaman sebagai syarat utama penerima beasiswa. Lima jenis tes tersebut meliputi:

  1. Tes Kompetensi Dasar (TKD);
  2. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK);
  3. Tes Keislaman;
  4. Tes Kitab Kuning Fathul Qorib;
  5. Tes Tahfidz Al-Qur’an.

Kelima tes tersebut bertujuan untuk menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman keislaman yang kuat, berwawasan kebangsaan, serta berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai yang dikembangkan di lingkungan Fakultas Agama Islam UNISBA Blitar.

Kegiatan seleksi dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Agama Islam UNISBA Blitar, Mohamad Sodik, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah bersemangat mengikuti proses seleksi dan berharap program beasiswa ini mampu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pascasarjana UNISBA Blitar, Dr. Winarto, M.Pd., beserta seluruh dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) FAI UNISBA Blitar yang ikut mengawal jalannya proses seleksi.

Ketua Program Studi MPI FAI UNISBA Blitar menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada UNISBA Blitar sebagai salah satu kampus penerima Program Beasiswa LPPD Pemprov Jawa Timur merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Melalui program ini diharapkan semakin banyak santri yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan dan manajerial di bidang pendidikan Islam.

Seleksi yang telah dilaksanakan merupakan Tahap I dari rangkaian proses penerimaan Beasiswa LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Akademik 2026/2027. Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti Seleksi Tahap II yang insyaallah akan dilaksanakan pada 6–9 Agustus 2026 di Kampus UNISBA Blitar. Pada tahap tersebut, proses seleksi akan dilakukan secara langsung oleh tim penguji dari LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi MPI FAI UNISBA Blitar terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak generasi santri yang unggul, profesional, berintegritas, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembangunan masyarakat di Jawa Timur maupun Indonesia.

Prodi MPI FAI UNISBA Blitar Perkuat Jejaring Nasional pada Pertemuan PPMPI 2026, Dekan Raih Penghargaan Pemimpin Transformatif

FAI- Pertemuan Anggota Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Nasional Tahun 2026 diselenggarakan oleh Universitas Nurul Jadid Probolinggo Jawa Timur sebagai tuan rumah dan dilaksanakan di Utama Raya Beach Hotel Situbondo Jawa Timur sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di seluruh Indonesia dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan tinggi di era digital. Mengusung tema “Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan, Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global,” kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pengembangan Program Studi MPI yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada capaian pembelajaran, serta mampu menghasilkan riset yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan memperoleh pengakuan di tingkat internasional.

Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu, 22 Juli 2026 melalui Opening Ceremony yang berlangsung dengan khidmat. Acara dibuka dengan Laporan Ketua Panitia, yang disampaikan oleh Dr. Abu Hasan Agus R., M.Pd.I., yang menjelaskan latar belakang, tujuan, serta harapan penyelenggaraan pertemuan nasional ini sebagai forum kolaboratif untuk memperkuat mutu dan daya saing Program Studi MPI. Selanjutnya, Sambutan Ketua Umum PPMPI, Prof. Dr. Sri Rahmi, M.A., menegaskan pentingnya membangun jejaring akademik yang solid serta mempercepat transformasi pendidikan melalui penguatan kurikulum, inovasi pembelajaran, dan kolaborasi riset. Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan Opening Remarks oleh Rektor Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Dr. KH. Najiburrohman, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sekaligus menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Puncak kegiatan hari pertama diisi dengan ACIEM Keynote Session bertema “Integrasi AI, OBE, dan Riset Berdampak” yang disampaikan oleh Dr. Sri Rahmi, M.A. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa transformasi Program Studi MPI tidak dapat dilepaskan dari pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta penguatan budaya riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat. Ketiga aspek tersebut dipandang sebagai fondasi utama dalam membangun reputasi akademik yang unggul sekaligus memperkuat rekognisi global Program Studi MPI.

Memasuki hari kedua, Kamis, 23 Juli 2026, kegiatan diawali dengan Plenary Session 1 (ACIEM) bertema “Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran dan Tata Kelola Prodi MPI” yang disampaikan oleh Dr. Zainal Arifin, M.S.I. Sesi ini mengupas berbagai strategi implementasi kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran, pelayanan akademik, tata kelola program studi, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Peserta memperoleh wawasan mengenai peluang sekaligus tantangan penerapan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pengelolaan Program Studi MPI.

Selanjutnya, Plenary Session 2 (ACIEM) mengangkat tema “Penguatan Kurikulum Berbasis OBE dan Riset Berdampak” dengan narasumber Dr. Mona Novita, M.Pd. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, keterkaitan antara pembelajaran dan kebutuhan dunia kerja, serta pengembangan riset yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, institusi, maupun pengembangan keilmuan Manajemen Pendidikan Islam.

Sebagai bagian dari penguatan praktik baik dalam pengelolaan institusi pendidikan Islam, peserta mengikuti Tour the Pesantren Nurul Jadid (Sharing Session Best Practice) yang difasilitasi oleh panitia. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola pendidikan, inovasi layanan akademik, serta pengembangan budaya mutu yang diterapkan di lingkungan Pesantren Nurul Jadid.

Pada sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sesi Paralel yang terdiri atas tiga forum utama, yaitu Forum Transformasi Kurikulum MPI Berbasis OBE dan AI, FGD Tematik MPI 5.0, serta Best Practices & Innovation Showcase yang dipandu oleh Dr. Hj. Devi Paramitha, M.Pd.I.. Forum-forum tersebut menjadi ruang diskusi produktif bagi para ketua program studi, dosen, peneliti, dan praktisi untuk bertukar pengalaman, menyampaikan gagasan inovatif, serta merumuskan rekomendasi strategis dalam pengembangan Program Studi MPI yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Sebagai wujud nyata penguatan jejaring akademik nasional, kegiatan dilanjutkan dengan Penandatanganan Kerja Sama (MoU/PKS) antar Program Studi Manajemen Pendidikan Islam se-Indonesia. Penandatanganan ini menjadi komitmen bersama dalam mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta berbagai program pengembangan kelembagaan lainnya. Dalam hal ini Dekan FAI Unisba Blitar Mohamad Sodik, M.Pd. menadatangani MOU dengan beberapa Fakultas dan Program studi MPI dintaranya dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Program Studi MPI FAI Universitas Nurul Jadid, Prodi MPI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado, dan Fakultas TarbiyahUniversitas Islam Ibrahimy Banyuwangi

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi berbagai pihak dalam pengembangan Program Studi MPI, panitia memberikan Penghargaan dan Apresiasi kepada program studi, dosen, dan mahasiswa berprestasi. Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi dan memperkuat budaya akademik yang unggul. Dekan FAI Mohamad Sodik, M.Pd, Mendapatkan Penghargaan sebagai Pemimpin Transformatif.

Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Wisata Alam ke Bromo, yang menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun jejaring antaranggota PPMPI Nasional, sekaligus memberikan ruang refleksi setelah pelaksanaan forum ilmiah. Suasana kebersamaan yang terbangun selama kegiatan semakin memperkuat komitmen seluruh peserta untuk terus berkolaborasi dalam memajukan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam menuju standar mutu yang lebih tinggi dan memperoleh rekognisi di tingkat global.

Melalui Pertemuan Anggota PPMPI Nasional Tahun 2026 ini diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis, inovasi kurikulum, kolaborasi riset, serta kemitraan akademik yang mampu mempercepat transformasi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam menuju MPI 5.0, yaitu program studi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, unggul dalam implementasi Outcome-Based Education, produktif menghasilkan riset berdampak, serta memiliki daya saing dan pengakuan di tingkat internasional.

Ruang Baru, Semangat Baru: FAI UNISBA Blitar Gelar Tasyakuran Bersama Pimpinan Universitas

FAI- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar menyelenggarakan kegiatan Tasyakuran Ruang Baru FAI pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum ungkapan rasa syukur atas tersedianya fasilitas baru yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan akademik, administrasi, serta pengembangan tridarma perguruan tinggi di lingkungan FAI.

Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Islam Balitar, di antaranya Bapak Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Wakil Rektor III. Turut hadir pula Kepala Bagian Administrasi Umum, Kepala Bagian Keuangan, Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Direktur Pascasarjana UNISBA Blitar, Dekan Fakultas Agama Islam, serta seluruh dosen FAI.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor II yang secara resmi membuka kegiatan tasyakuran. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas hadirnya ruang baru FAI yang diharapkan mampu menunjang kinerja civitas akademika sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Mohamad Sodik, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Agama Islam. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya ruang baru FAI sebagai bagian dari upaya pengembangan fakultas. Beliau juga berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran, pelayanan administrasi, serta berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr. Winarto, M.Pd.I., selaku Direktur Pascasarjana UNISBA Blitar. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar ruang baru FAI membawa keberkahan, kemajuan, dan manfaat bagi seluruh sivitas akademika.

Sebagai puncak acara, dilaksanakan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas nikmat dan amanah yang telah diberikan. Momen tersebut berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan semangat sinergi antar pimpinan universitas, dosen, dan tenaga kependidikan dalam mendukung kemajuan Fakultas Agama Islam UNISBA Blitar.

Melalui terselenggaranya kegiatan tasyakuran ini, Fakultas Agama Islam UNISBA Blitar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan pendidikan yang unggul, profesional, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Prodi MPI FAI Unisba Blitar Gelar Webinar Nasional: Peran Manajemen Pendidikan Islam dalam Mewujudkan Budaya Antikorupsi

FAI- Blitar, 22 Juni 2026 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar sukses menyelenggarakan Webinar Nasional secara daring dengan mengusung tema “Peran Manajemen Pendidikan Islam dalam Mewujudkan Budaya Antikorupsi.” Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari kalangan akademisi, mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Tercatat lebih dari 100 peserta mengikuti kegiatan ini secara virtual.

Acara diawali dengan sambutan dari Mohamad Sodik, M.Pd, selaku Dekan Fakultas Agama Islam Unisba Blitar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa budaya antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter, integritas, dan tanggung jawab. Menurutnya, lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas yang kuat.

Webinar nasional ini menghadirkan Dr. Winarto, M.Pd.I, Direktur Pascasarjana Unisba Blitar, sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa korupsi merupakan persoalan bangsa yang harus dihadapi secara bersama-sama melalui pendekatan pendidikan. Pendidikan Islam dinilai memiliki potensi besar dalam membangun karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab sebagai benteng utama dalam mencegah perilaku koruptif.

Sesi seminar menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidang pendidikan Islam dan penguatan karakter antikorupsi.

Narasumber pertama, Nur Yanah, M.Pd, selaku Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Unisba Blitar, membawakan materi berjudul “Peran Kepemimpinan dalam Manajemen Pendidikan Islam untuk Membangun Budaya Antikorupsi.” Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa kepemimpinan merupakan faktor kunci dalam menciptakan budaya organisasi yang berintegritas. Pemimpin pendidikan harus mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai kejujuran, transparansi, akuntabilitas, serta pengambilan keputusan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Narasumber kedua, Wilis Werdiningsih, M.Pd.I dari UIN Ponorogo, menyampaikan materi berjudul “Membangun Budaya Antikorupsi sebagai Fondasi Integritas Bangsa.” Beliau menekankan bahwa budaya antikorupsi harus dibangun melalui proses pendidikan yang berkelanjutan, baik melalui kurikulum, pembiasaan, maupun keteladanan. Integritas merupakan modal utama dalam menciptakan masyarakat yang adil, maju, dan berdaya saing.

Sementara itu, narasumber ketiga, Mahbub Zuhri, M.Pd dari STAI Nurul Iman Parung Bogor, membawakan materi berjudul “Internalisasi Nilai-Nilai Antikorupsi melalui Penguatan Manajemen Pendidikan Islam.” Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa penguatan sistem manajemen pendidikan Islam dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada peserta didik. Melalui tata kelola yang baik, budaya jujur dan bertanggung jawab dapat tumbuh dan menjadi bagian dari karakter peserta didik.

Kegiatan webinar dipandu oleh Khoirotul Ni’amah, S.Hum., M.Pd, dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Unisba Blitar, yang bertindak sebagai moderator. Jalannya diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta yang menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu antikorupsi dalam dunia pendidikan.

Melalui penyelenggaraan webinar nasional ini, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam FAI Unisba Blitar berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran dan komitmen bersama untuk mewujudkan budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan. Selain menjadi forum ilmiah untuk berbagi gagasan dan pengalaman, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi di Indonesia. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai antikorupsi dapat semakin terinternalisasi dalam sistem pendidikan, sehingga mampu melahirkan generasi yang berintegritas, profesional, dan berakhlak mulia demi terwujudnya Indonesia yang bersih, maju, dan bebas dari korupsi.

Copyright@ Fakultas Agama Islam
Universitas Islam Balitar
2025