Narasumber Manajemen Sekolah dari FAI UNISBA Blitar

Fakultas Agama Islam atau lebih dikenal dengan FAI, memberikan wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan Instansinya, seperti yang diselenggarakan oleh Sekolah SMK Wigneswara dan SMK Citra Farma di Wlingi pada hari Selasa (24-10-2023)

Narasumber yang berperan dalam menyampaikan “Menajemen Sekolah di sekolah SMK Citra Farma Wlingi dan Manajemen Tata Kelola Sekolah di sekolah Wigneswara Wlingi adalah Dekan FAI Dr. Winarto, M.Pd.I

Di SMK Wigneswara Wlingi

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dari kedua SMK tersebut. Dan maksud diselenggarkan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan manajemen pengelolaan sekolah dan tata kelola yang baik.

Dr. Winarto, M.Pd.I dalam menyampaikan materi dengan baik, beliau juga memberikan motivasi bagi seorang pendidik untuk selalu memiliki visi yang besar dalam rangka membangun budaya sekolah yang berkualitas.

Di SMK Citra Farma Wlingi

Simposium Nasional UNISBA Blitar dalam Peringatan HSN 2023

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023, Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar menyelenggarakan “Simposium Nasional” di Aula Terbuka pada hari Jum’at, (20-10-2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNISBA Blitar Dr. H. Soebiantoro, M.Si, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, dan seluruh jajaran Dekan-Dosen serta Civitas Akademika UNISBA Blitar, Serta tak luput Mahasiswa UNISBA Blitar yang dibanggakan

Kegiatan ini diawali dengan Majelis Dzikir dan Ta’lim yang telah menjadi kegitan rutin setiap hari jumat. dan dipimpin oleh KH. Muhtar Lubbi, MA & KH. Rohmat Khudlori, MH beserta tim shawalat dari Santri PP Bustanul Muta’alimin.

Dengan Tema “ Meneguhkan Santripreneur yang Berdaya Saing untuk Membangun Kemandirian Ummat” telah dihadirkan Pembicara Hebat dari beberapa Ormas, antara lain : PWM Jawa Timur, PWNU Jawa Timur serta Dr. Hj. Anggia Ermarini, MKM (Wakil Komisi IV DPR – RI) yang saat itu harus melewati Zoom Metting dikarenakan beliau tidak dapat hadir ditempat.

Tema ini memberikan arahan hebat kepada para santri untuk tetap menjadi santri yang ta’at dengan Kyai serta aturan Pesantren dalam mempelajari Ilmu Agama. Namun, santri saat ini diharapkan untuk bisa andil dalam dunia Wirausaha sebagai landasan kemandirian yang harus dipegang dan di aplikasikan dalam kehidupan.

Santri yang mandiri, serta mau berwirausaha menjadi poin plus yang akan terus maju dalam perkembangan dunia, sehingga ia tidak akan ketinggalan dan merasa jauh, bahkan rapuh karena ia dapat mengimbangi baik dalam ilmu Umum dan tentunya Ilmu Agama yang menjadi makanan harian

Ekonomi harus terus dibangun, sebab disinilah solusi dan jalan keluar dalam meraih kehidupan dunia – akhirat. Sebagaimana yang kita pahami bahwa Nabi Muhammad Saw diawal perjalanan hidupnya adalah seorang pedagang, dan menikah pula dengan Nyai Khadijah yang merupakan salah satu Pedagang hebat dengan kekayaan yang cukup melimpah. Dengan itulah, Islam tegak atas dasar ekonomi yang kuat.

Sebagaimana yang disampaikan salah satu Pembicara dalam acara Simposium Nasional Dr. M. Sholihin Fanani, M.PSDM dalam membangun perekonomian Pesantren agar dapat mandiri dengan cara ;

  1. Mendirikan Koperasi
  2. Mendirikan Lembaga Keuangan
  3. Mendirikan Lembaga Sosial (Lazis)
Yang berdiri Dr. M. Sholihin Fanani, M.PSDM
Link Youtube ; Simposium Nasional UNISBA Blitar

FAI Sambut Hari Santri Nasional 2023 (Jihad Santri, Jayakan Negeri)

Hari santri tahun ini bertepatan pada hari Ahad, tanggal 22-10-2023

Bermula dari perlawanan terhadap penjajah, ada peran ulama dan para santri untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Santri dan pesantren tak lepas berjuang demi membela kemerdekaan Indonesia. Lantaran jasa dan perjuangannya di masa lalu, pemerintah akhirnya menetapkan Hari Santri untuk diperingati setiap tahunnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan peringatan Hari Santri dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015. Dalam Keppres tersebut, setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri.

Hari Santri ditetapkan Jokowi di Masjid Istiqlal, Jakarta. Keppres tersebut diteken langsung oleh Jokowi pada 15 Oktober 2015.

Keppres ini ditetapkan dengan menimbang peran ulama dan santri saat memperjuangkan Kemerdekaan RI. Tanggal 22 Oktober sendiri dipilih sebagai bentuk pengingat akan seruan resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 oleh para santri dan ulama di berbagai penjuru daerah.

Saat itu, KH Hasyim Asy’ari memimpin perumusan fatwa ‘Resolusi Jihad’ di kalangan kiai pesantren. Resolusi jihad mewajibkan setiap muslim untuk membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari serangan penjajah

Mengutip laman resmi Kementerian Agama, logo yang dirilis untuk Hari Santri Nasional 2023 berupa simbol bendera merah putih dan api berkobar, simbolisasi huruf Nun, jaringan digital, empat pilar yang di atasnya terdapat sebuah titik berwarna kuning, dan goresan tinta.

Mengutip laman resmi Kementerian Agama, logo yang dirilis untuk Hari Santri Nasional 2023 berupa simbol bendera merah putih dan api berkobar, simbolisasi huruf Nun, jaringan digital, empat pilar yang di atasnya terdapat sebuah titik berwarna kuning, dan goresan tinta

Makna Logo Hari Santri 2023
Simbol Bendera Merah Putih dan api berkobar merefleksikan rasa cinta terhadap Tanah Air yang hidup dalam jiwa para santri. Jaringan digital dalam logo ini menggambarkan para santri yang harus cakap dalam perkembangan digitalisasi yang cepat.

Kemudian terdapat simbol empat pilar. Simbol ini berangkat dari perwakilan empat pilar bangsa Indonesia yakni UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Di samping itu, di atas simbol ini terdapat titik berwarna kuning yang bermakna santri wajib memiliki jiwa nasionalis guna untuk menjaga keutuhan empat pilar yang dimaksud.

Huruf nun dalam simbol menandakan ilmu pengetahuan. Simbol terakhir adalah goresan tinta. Simbol ini menandakan sebuah harapan bagi para santri untuk mengharumkan nama bangsa dengan tinta emas.

Tema Hari Santri 2023
Selain logo, Kemenag juga merilis tema. Tahun ini tema yang diambil adalah ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’.

Adapun maksud dari tema ini dimaknai secara kontekstual dan historis. Secara kontekstual, tema ini menyiratkan dalam memajukan negeri peran santri sangat dibutuhkan.

Jihad santri secara kontekstual adalah jihad intelektual, di mana para santri adalah para pejuang dalam melawan kebodohan dan ketertinggalan. Santri juga turut berjuang dan mengambil peran di era transformasi digital,” kata Menag Yaqut dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (16/10/2023)

Twibbon ; Ucapan Hari Santri Nasional 2023

Semangat dan Tekad dalam Mengemban BPM dan UPMF

Koordinasi Badan Penjamin Mutu (BPM) dan Unit Penjaminan Mutu Fakultas (UPMF) Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar diselenggarakan dengan baik di ruang Majapahit UNISBA Blitar pada Hari Rabu tanggal 11-10-2023 pukul 10.00 Wib.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim BPM dan perwakilan dari UPMF setiap fakultas, yang terdiri dari Fakultas Agama Islam (FAI) Fakultas Hukum (FH), Fakultas Pertanian dan Peternakan (FP), Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISP), Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Nuhan Nabawy, S.H.I M.H. menjadi salah satu dari perwakilan Fakultas, yakni Fakultas Agama Islam. Sebagai Dosen yang berperan penting dalam menjalankan amanah, Nuhan Nabawy, S.H.I M.H. dengan hikmat mendengarkan dan memperhatikan dengan baik apa yang disampaikan oleh Pemateri.

Devita Sulastya Lidyawati, S.Kom, sebagai Pemimpin rapat menjelaskan “Bahwa Koordinasi ini bertujuan untuk pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar yang didasarkan pada Standar Nasional Pendidikan dan Bermuara pada Mutu Pendidikan dan Mutu Lulusan.”

Devita Sulastya Lidyawati, S.Kom sebagai Pemimpin Rapat

SPMI adalah Jantung Universitas, dan kami harapkan bapak/ibu dapat bekerjasama untuk menyusun dokumen dengan baik sesuai standar yang ada dalam rangka menjaga eksistensi Mutu Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar secara Profesional.” Tegas Devita.

Download PPT BPM dan UPMF

FAI Berkilau di SMAN 1 Ponggok

Semangat berkobar kembali di dada Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar. Sentuhan kepada anak didik menjadi salah satu cara untuk memberikan informasi terbaik dalam jenjang pendidikan lanjut yang akan ditempuh oleh mereka calon Mahasiswa.

Siti Nurlatifah, M.Pd beserta siswa IPA SMAN 1 Ponggok

Tim FAI Dwi Wahyu Ningtyas, M.E beserta Siti Nurlaifah, M.Pd berupaya untuk menjadi jembatan dalam memberikan wawasan keilmuan di salah satu sekolah yang ada di Ponggok Blitar. Sekolah tersebut tak lain bernama SMAN 1 Ponggok, yang terletak di Gembongan, Ponggok, Bendorejo, Gembongan, Kec. Ponggok, Blitar, Jawa Timur 66153. Pada hari Rabu, 11-10-2023 pukul 10.00 WIB.

Antusias siswa SMAN 1 Ponggok membuat Tim FAI semakin semangat. Informasi demi informasi dijelaskan secara gamblang sampai menyentuh hati mereka. Salah satu informasi yang diberikan adalah adanya Fakultas Agama Islam (FAI) di Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar yang akan memberikan wadah bagi mereka untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Dan di FAI, terdapat tiga (3) Program Studi antara lain ; Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Bimbingan Konseling Islam (BKI) dan Perbankan Syari’ah (PS). Tidak menuntut kemungkinan bawa jurusan IPA tidak harus mengambil sesuai jurusannya dalam jenjang karir pendidikan yang lebih tinggi, boleh jadi Program Studi ini justru menjadi jembatan yang akan mengantar mereka dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Islami berbasis Sain di era Modern.

Dwi Wahyu NIngtyas, M.E beserta siswa IPA SMAN 1 Ponggok

Copyright@ Fakultas Agama Islam
Universitas Islam Balitar
2025