FAI- Pertemuan Anggota Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Nasional Tahun 2026 diselenggarakan oleh Universitas Nurul Jadid Probolinggo Jawa Timur sebagai tuan rumah dan dilaksanakan di Utama Raya Beach Hotel Situbondo Jawa Timur sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di seluruh Indonesia dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan tinggi di era digital. Mengusung tema “Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan, Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global,” kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pengembangan Program Studi MPI yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada capaian pembelajaran, serta mampu menghasilkan riset yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan memperoleh pengakuan di tingkat internasional.
Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu, 22 Juli 2026 melalui Opening Ceremony yang berlangsung dengan khidmat. Acara dibuka dengan Laporan Ketua Panitia, yang disampaikan oleh Dr. Abu Hasan Agus R., M.Pd.I., yang menjelaskan latar belakang, tujuan, serta harapan penyelenggaraan pertemuan nasional ini sebagai forum kolaboratif untuk memperkuat mutu dan daya saing Program Studi MPI. Selanjutnya, Sambutan Ketua Umum PPMPI, Prof. Dr. Sri Rahmi, M.A., menegaskan pentingnya membangun jejaring akademik yang solid serta mempercepat transformasi pendidikan melalui penguatan kurikulum, inovasi pembelajaran, dan kolaborasi riset. Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan Opening Remarks oleh Rektor Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Dr. KH. Najiburrohman, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sekaligus menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Puncak kegiatan hari pertama diisi dengan ACIEM Keynote Session bertema “Integrasi AI, OBE, dan Riset Berdampak” yang disampaikan oleh Dr. Sri Rahmi, M.A. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa transformasi Program Studi MPI tidak dapat dilepaskan dari pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta penguatan budaya riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat. Ketiga aspek tersebut dipandang sebagai fondasi utama dalam membangun reputasi akademik yang unggul sekaligus memperkuat rekognisi global Program Studi MPI.
Memasuki hari kedua, Kamis, 23 Juli 2026, kegiatan diawali dengan Plenary Session 1 (ACIEM) bertema “Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran dan Tata Kelola Prodi MPI” yang disampaikan oleh Dr. Zainal Arifin, M.S.I. Sesi ini mengupas berbagai strategi implementasi kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran, pelayanan akademik, tata kelola program studi, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Peserta memperoleh wawasan mengenai peluang sekaligus tantangan penerapan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pengelolaan Program Studi MPI.
Selanjutnya, Plenary Session 2 (ACIEM) mengangkat tema “Penguatan Kurikulum Berbasis OBE dan Riset Berdampak” dengan narasumber Dr. Mona Novita, M.Pd. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, keterkaitan antara pembelajaran dan kebutuhan dunia kerja, serta pengembangan riset yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, institusi, maupun pengembangan keilmuan Manajemen Pendidikan Islam.
Sebagai bagian dari penguatan praktik baik dalam pengelolaan institusi pendidikan Islam, peserta mengikuti Tour the Pesantren Nurul Jadid (Sharing Session Best Practice) yang difasilitasi oleh panitia. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola pendidikan, inovasi layanan akademik, serta pengembangan budaya mutu yang diterapkan di lingkungan Pesantren Nurul Jadid.
Pada sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sesi Paralel yang terdiri atas tiga forum utama, yaitu Forum Transformasi Kurikulum MPI Berbasis OBE dan AI, FGD Tematik MPI 5.0, serta Best Practices & Innovation Showcase yang dipandu oleh Dr. Hj. Devi Paramitha, M.Pd.I.. Forum-forum tersebut menjadi ruang diskusi produktif bagi para ketua program studi, dosen, peneliti, dan praktisi untuk bertukar pengalaman, menyampaikan gagasan inovatif, serta merumuskan rekomendasi strategis dalam pengembangan Program Studi MPI yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
Sebagai wujud nyata penguatan jejaring akademik nasional, kegiatan dilanjutkan dengan Penandatanganan Kerja Sama (MoU/PKS) antar Program Studi Manajemen Pendidikan Islam se-Indonesia. Penandatanganan ini menjadi komitmen bersama dalam mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta berbagai program pengembangan kelembagaan lainnya. Dalam hal ini Dekan FAI Unisba Blitar Mohamad Sodik, M.Pd. menadatangani MOU dengan beberapa Fakultas dan Program studi MPI dintaranya dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Program Studi MPI FAI Universitas Nurul Jadid, Prodi MPI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado, dan Fakultas TarbiyahUniversitas Islam Ibrahimy Banyuwangi
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi berbagai pihak dalam pengembangan Program Studi MPI, panitia memberikan Penghargaan dan Apresiasi kepada program studi, dosen, dan mahasiswa berprestasi. Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi dan memperkuat budaya akademik yang unggul. Dekan FAI Mohamad Sodik, M.Pd, Mendapatkan Penghargaan sebagai Pemimpin Transformatif.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Wisata Alam ke Bromo, yang menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun jejaring antaranggota PPMPI Nasional, sekaligus memberikan ruang refleksi setelah pelaksanaan forum ilmiah. Suasana kebersamaan yang terbangun selama kegiatan semakin memperkuat komitmen seluruh peserta untuk terus berkolaborasi dalam memajukan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam menuju standar mutu yang lebih tinggi dan memperoleh rekognisi di tingkat global.
Melalui Pertemuan Anggota PPMPI Nasional Tahun 2026 ini diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis, inovasi kurikulum, kolaborasi riset, serta kemitraan akademik yang mampu mempercepat transformasi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam menuju MPI 5.0, yaitu program studi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, unggul dalam implementasi Outcome-Based Education, produktif menghasilkan riset berdampak, serta memiliki daya saing dan pengakuan di tingkat internasional.

