
FAI- Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Agama Islam (FAI) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) bersama para stakeholder eksternal. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan lapangan serta meningkatkan kualitas lulusan Program Studi BKI.
FGD Kurikulum OBE ini dihadiri oleh pimpinan Fakultas Agama Islam dan pengelola Program Studi BKI. Turut hadir Dr. Winarto, M.Pd.I. selaku Dekan Fakultas Agama Islam, serta Hana Athia Akhzalini, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Program Studi Bimbingan Konseling Islam.
Sementara itu, dari unsur stakeholder eksternal, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari BIMAS Kementerian Agama Kota Blitar, Cabang Dinas Pendidikan Blitar (Pengawas SMA/BK) Kota Blitar, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ketua Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMA Kota Blitar, serta Penyuluh Agama KUA Kecamatan Sanan Wetan.
Dalam sambutannya, Dekan FAI Dr. Winarto, M.Pd.I. menyampaikan bahwa penerapan Kurikulum OBE merupakan langkah strategis dalam menjamin mutu lulusan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan stakeholder dalam penyusunan kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.
Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan membahas berbagai aspek kurikulum, antara lain profil lulusan BKI, capaian pembelajaran (learning outcomes), relevansi mata kuliah, serta penguatan kompetensi konseling Islam dalam konteks pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Para stakeholder memberikan masukan dan rekomendasi agar kurikulum BKI mampu menjawab tantangan permasalahan psikososial dan keagamaan yang berkembang di masyarakat. Melalui kegiatan FGD Kurikulum OBE ini, Program Studi Bimbingan Konseling Islam berharap dapat menghasilkan kurikulum yang lebih komprehensif, aplikatif, dan relevan, sehingga lulusan BKI memiliki kompetensi profesional, beretika, serta siap berperan aktif dalam pelayanan bimbingan dan konseling berbasis nilai-nilai Islam.
