FAI- Dalam upaya mencetak tenaga manajer pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan Webinar Nasional Series dengan tajuk “Menuju Manajer Pendidikan Unggul: Sinkronisasi Kompetensi Global dan Personal Branding di Era Digital.”

Dr. Khafidhotun Nasikhah, M.Pd. bertindak sebagai keynote speaker sekaligus ketua pelaksana kegiatan tersebut. Webinar dibuka oleh Dr. H. Badrus, M.Pd.I selaku dekan fakultas tarbiyah dan keguruan UIT Lirboyo Kediri pada hari Rabu, 22 April 2026 melalui daring menggunakan zoom meeting dan YouTube pada link https://www.youtube.com/@mpi_uit_lirboyo. yang diikuti oleh civitas akademika dari empat perguruan tinggi, yaitu: (Universitas Islam Tribakti) UIT Lirboyo Kediri sebagai tuan rumah, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, (Institut Agama Islam Faqih Asy’ari) IAIFA Kediri, dan (Universitas Islam Balitar) UNISBA Blitar.

Dekan FTK UIT Lirboyo Kediri dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan karena kampusnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan webinar nasional berskala kolaboratif ini. Beliau menekankan bahwa tantangan manajer pendidikan saat ini tidak lagi sekadar mengelola administrasi dan tenaga pendidik, tetapi juga harus mampu membaca peluang global serta membangun personal branding yang kredibel di era serba digital.

“UIT Lirboyo Kediri berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin lembaga pendidikan yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki reputasi positif yang dikenal luas. Kolaborasi dengan UIN Jakarta, IAIFA Kediri, dan UNISBA Blitar ini adalah wujud nyata penguatan ekosistem manajemen pendidikan nasional,” ujarnya.

Kompetensi Global dan Personal Branding: Dua Sisi Mata Uang yang tidak dapat dipisahkan

Para narasumber yang dihadirkan dalam webinar ini merupakan pakar di bidang manajemen pendidikan yakni, Mohamad Sodik, M.Pd dari UNISBA Blitar dan Afif Faizin, M.Pd. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mereka sependapat bahwa seorang manajer pendidikan unggul harus menyinkronkan dua hal sekaligus:

  1. Kompetensi Global – Kemampuan berpikir strategis, literasi data, kepemimpinan transformasional, serta pemahaman terhadap kebijakan pendidikan dunia seperti Merdeka Belajar dan tren digital learning.
  2. Personal Branding – Kemampuan membangun citra diri positif melalui platform digital (LinkedIn, Instagram, kanal webinar, hingga jurnal ilmiah) agar visi dan gagasannya mudah dikenali dan dipercaya publik.

“Jangan biarkan kompetensi Anda tenggelam karena tidak dikomunikasikan. Di era digital, personal branding adalah jembatan antara keahlian dan kepercayaan,” tutur salah satu pemateri dari UIN Jakarta dalam sesi diskusi interaktif.

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari prodi Manajejem Pendidikan Islam. Peserta dari UIT Lirboyo Kediri dan IAIFA Kediri mengapresiasi materi yang aplikatif, terutama dalam menyusun strategi branding bagi kepala sekolah/madrasah di daerah.

Salah satu peserta dari UIT Lirboyo Kediri mengungkapkan, “Selama ini personal branding sering dianggap sekadar pencitraan. Padahal, jika disinkronkan dengan kompetensi global manajer ia menjadi alat untuk memajukan lembaga pendidikan secara berkelanjutan.”

Webinar Nasional Series Prodi MPI ini merupakan rangkaian pertama dari beberapa seri yang direncanakan. Ke depan, UIT Lirboyo Kediri bersama ketiga mitra kampus berencana melanjutkan topik seperti “Digital Transformation in Islamic Education Management.” Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para manajer pendidikan masa depan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki jejaring dan reputasi yang mumpuni untuk bersaing di tingkat nasional maupun global. KN.

Menuju Manajer Pendidikan Unggul: Sinkronisasi Kompetensi Global dan Personal Branding di Era Digital

Copyright@ Fakultas Agama Islam
Universitas Islam Balitar
2025