FAI- Pengabdian kepada Masyarakat Unisba menyelenggarakan kegiatan bertema “Pembentukan karakter disiplin dan kemandirian Anak sejak dini” yang bertempat di Kelompok Bermain Hidayatullah Kota Blitar pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pada aspek pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan menanamkan kebiasaan hidup tertib, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola diri sejak usia dini, sehingga anak mampu mengambil keputusan sederhana secara mandiri, berperilaku konsisten terhadap aturan, dan memiliki kesiapan mental dalam menghadapi tantangan perkembangan pada tahap selanjutnya.

Pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Agustin Mega Purnamawati, M.A dengan Parid Rilo Pambudi, M.Pd sebagai anggota. Berbekal keilmuan di bidang Bimbingan Konseling, tim PKM tersebut menerapkan pelaksanaan seminar dan pelatihan kepada Anak Usia Dini di KB Hidayatullah. Dalam pemaparannya, Mega selaku ketua menekankan bahwa kedisiplinan dan kemandirian pada anak usia dini penting karena pada fase inilah dasar kepribadian dan pola perilaku anak mulai terbentuk. Kedisiplinan dan kemandirian membantu anak belajar mengenal kemampuan diri, mengambil keputusan sederhana, serta bertanggung jawab atas tindakannya. Selain itu, anak yang dibiasakan disiplin dan mandiri cenderung memiliki rasa percaya diri, kemampuan mengontrol emosi, dan kesiapan sosial yang lebih baik ketika memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Pembentukan karakter disiplin dan kemandirian pada anak usia dini dilaksanakan melalui pembiasaan nyata dalam aktivitas sehari-hari, keteladanan dari orang dewasa, serta pendampingan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Anak dibiasakan mengikuti rutinitas sederhana seperti merapikan mainan, datang tepat waktu, dan mengurus kebutuhan pribadi secara bertahap, disertai pemberian tanggung jawab kecil yang melatih rasa percaya diri. Aturan diterapkan secara jelas dan konsisten dengan bahasa yang mudah dipahami serta diperkuat melalui penguatan positif, bukan hukuman. Dalam konteks ini, bimbingan konseling islam menjadi urgen karena memberikan landasan nilai tauhid, akhlak, dan adab dalam proses pembentukan karakter, sehingga disiplin dan kemandirian tidak hanya berkembang secara perilaku, tetapi juga terinternalisasi sebagai kesadaran moral dan spiritual. Melalui pendekatan bimbingan konseling Islam, pendidik dan orang tua dapat menanamkan makna tanggung jawab sebagai bagian dari ibadah, menumbuhkan kontrol diri berbasis nilai keislaman, serta memastikan proses pembentukan karakter berlangsung secara humanis, seimbang, dan sesuai fitrah anak. Kegiatan ini memberikan pengaruh yang signifikan bagi anak usia dini KB Hidayatullah, di mana anak belajar mengatur diri, bertanggung jawab, serta memahami aturan secara bertahap. Anak menjadi lebih percaya diri, mampu mengambil keputusan sederhana, dan memiliki kontrol emosi yang lebih baik dalam berinteraksi dengan lingkungan. Disiplin yang ditanamkan sejak dini membantu anak membangun kebiasaan positif, sementara kemandirian melatih kesiapan anak menghadapi tantangan perkembangan dan jenjang pendidikan berikutnya. Di samping itu, kegiatan ini mempererat kerja sama antara Unisba dan pihak KB dalam upaya penanaman kedisiplinan dan kemandirian. Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, Tim PKM Unisba berharap dapat berkontribusi secara nyata dalam membentuk anak usia dini lebih disiplin agar dapat membangun kebiasaan positif, lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan perkembangan pada jenjang pendidikan berikutnya.

Pengabdian Kepada Masyarakat BKI Unisba melaksanakan kegiatan dengan tema “Pembentukan karakter disiplin dan kemandirian Anak sejak dini di KB Hidayatullah.”

Copyright@ Fakultas Agama Islam
Universitas Islam Balitar
2025